Showing posts with label Ciblek/Prenjak. Show all posts
Showing posts with label Ciblek/Prenjak. Show all posts

Tuesday, 13 November 2012

Tips agar burung suka berkicau

Ini adalah salah satu kiat perawatan burung harian yang mungkin sudah banyak diterapkan oleh para kicaumania, namun setahu saya tidak pernah dibahas secara detil.

Tulisan ini bertolak dari suatu asumsi (berdasarkan pengamatan atas perilaku burung dan juga manusia, hehehe) bahwa dalam kondisi kekenyangan, burung (dan juga manusia-lah) cenderung malas-malasan. Manifestasi malas2an ini, kalau burung ya nggak rajin bunyi, kalau manusia ya akan segera menuju kamar tidur lantas mendekap guling….

Dalam konteks burung, ada saran dari saya: berikan pakan ketika lapar dan stop pemberian sebelum kenyang (atau kekenyangan). Tapi perlu diingat, bahwa ini adalah pola perawatan bagi mereka yang “sempat” dan bisa konsisten.

Caranya, setelah burung mandi (pada pagi hari, kalau biasa dimandikan pagi) katakanlah jam 7, berikan pakan seperti sediakala. Selepas jam 9, keluarkan wadah pakan. Ini bertujuan agar burung tidak makan melulu setelah itu. Sekitar jam 12, baru wadah pakan dimasukkan lagi. Kalau siang biasanya diberi tambahan jangkrik entah berapa ekor misalnya, ya berikan seperti sediakala. Keluarkan lagi wadah pakan sekitar jam 13. Masukkan lagi pada jam 17-an atau setengah jam sebelum burung masuk peraduan. Dan keluarkan wadah pakan bersamaan dengan Anda mengerodong burung, atau kalau yang tidak biasa kerodong, ya pokoknya keluarkan wadah pakan agar burung tidak makan di malam hari.

Pola di atas memang tidak baku, terserah Anda bagaimana mengaturnya yang jelas tujuannya adalah agar burung tidak makan melulu dan kekenyangan. Burung yang selalu kenyang, selain relatif tidak rajin bunyi, juga gampang menjadi gemuk. Padahal kalau burung kegemukan, pastilah relatif nggak rajin bunyi.

Catatan:

Pola pengaturan pakan seperti ini berlaku untuk burung dalam kondisi normal (tidak sakit/ mabung; tidak dalam treatment khusus menghadapi lomba dsb) dalam perawatan sehari-hari.

Pola pengaturan pakan seperti ini mutlak diterapkan kepada burung2 jenis tertentu (dalam kondisi normal untuk perawatan sehari-hari) yang kerjanya kebanyakan makan melulu seperti kenari. Jangan biarkan sangkar kenari Anda selalu ada pakan di dalamnya, karena selama ada pakan, kenari tidak pernah berhenti makan. Atau, cukup letakkan pakan kenari 1 sendok makan (atau bahkan kurang) pada pagi hari (dengan asumsi masih ada sayur/buah, atau kadang malah telor puyuh dsb). Cukupkan itu untuk makan kenari dalam sehari. Kalau sore hari sudah kosong, biarkan saja. Dan baru diberi lagi pagi hari keesokannya.

Terapkan ini secara konsisten, niscaya burung Anda yang seharusnya rajin bunyi tetapi angin2an, menjadi rajin bunyi.

Posted from DUTO SRI CAHYONO

Thursday, 1 November 2012

BURUNG CIBLEK,SI PETARUNG KECIL

Burung ciblek atau dikenal juga dengan nama latin Prinia familiaris kini semakin langka. terutama di daerah Martapura OKU Timur Sumsel, Burung yang dimasukkan ke dalam keluarga Prinia (merujuk bulu sayap putih bertipe prinia) kini hanya tersisa di sebagian kecil pulau Jawa. Sumatera dan Bali.


Burung ciblek hidup secara berkoloni kecil antara 3 hingga 12 ekor. Mereka mencari makanan di area terbuka seperti sawah, pekarangan, kebun atau bisa juga didaerah tertutup seperti pinggiran hutan dan kawasan bakau. Di alam bebas, ciblek akan berbunyi secara bersahut sahutan dengan kawanannya. Nyanyian tersebut sebagai tanda komunikasi agar tidak terpisah dan juga sebagai tanda perngatan jika ada bahaya.

Burung ciblek dikenal memiliki daya tahan yang rapuh terutama hasil tangkapan dewasa. Burung ciblek peliharaan yang sudah pandai berkicau berharga mahal mencapai rentang harga antara 200 hingga 500 ribu sedangkan untuk yang berkualitas biasa dihargai tiga puluh hingga tujuh puluh ribu. Burung ciblek kualitas bagus sering digunakan untuk memaster burung lomba kicauan karena suara ciblek bening dan tajam dan mudah ditirukan.

Ciblek memiliki ukuran fisik yang tergolong kecil, hanya sekitar 12 cm terhitung dari ujung paruh hingga ekor. Memiliki bulu punggung berwarna hijau ke abu abuan dengan bagian ujung ekor bermotif totol kehitaman tipis. Pada bagian punggung ada dua macam warna. Untuk tipe ciblek tegalan/ kebun dicirikan dengan warna dada putih sedangkan ciblek sawah berwarna abu abu agak gelap.

Proses Telur








Wednesday, 31 October 2012

Menjinakan Burung Ciblek

Burung ciblek merupakan salah satu burung yang cepat beradaptasi terhadap lingkungan. Jika ingin menjinakkanya cobalah mandikan hingga basah kuyup, lalu ditaruh atau dijemur di tempat yang ramai yang dilalui orang seperti teras rumah. Juga untuk makanan diberikan jangkrik dengan memakai lidi secara rutin dan sesekali melalui tangan.


Untuk bulu ekor ciblek yang tidak tumbuh, penyebab bisa bermacam-macam. Mungkin saja ada patahan di pangkal bulu ekornya atau biasanya dikarenakan birahi tinggi. Jika ini penyebabnya, cabut bulu patahan tersebut. Mencabutnya diusahakan di dalam air, ini untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi terjadinya pendarahan.

Ciblek untuk sementara tidak ditrack hingga birahinya menurun. Bisa jadi penyebab birahinya dikarenakan burung terlalu sering diadu serta usahakan jumlah ekstra foodingnya dikurangi hingga berahinya setabil.

Kutu juga bisa menyebabkan susah tumbuhnya bulu atau ekor. Jika karena kutu, sebaiknya dibersihkan dengan cucian air beras atau perasan daun sirih. Lalu bisa juga dengan sampo burung yang banyak beredar di pasaran.

Kekurangan protein dan nutrisi pun menyebabkan susah tumbuh dan kusamnya bulu burung. Jika ini penyebabnya, maka tingkatkan jumlah ekstra foodingnya secara bertahap dan rajin dimandikan serta dijemur. Semoga bulu burung cibleknya kembali tumbuh normal.

Wednesday, 24 October 2012

Memilih Prenjak




Ciri Prenjak yang bagus, Di lihat secara fisik biasanay burung Prenjak yang bagus memiliki badan yang cenderung lebih besar dan professional, sebelum ke topikutama yaitu Ciri Prenjak yang bagus lebih baik jika anda mengetahui terlebih dahulu apa itu burung prenjak ?, Untuk masalah ocehan, prenjak kepala merah lebih punya variatif suara daripada prenjak lumut, dan prenjak kepala merah akan saling sahut-menyahut dengan sang betinanya untuk segi perawatan prenjak kepala merah lebih mudah beradaptasi dan mudah dipelihara dari pada saudaranya prenjak lumut, na cukup itu sekarang ke topik utamanya Ciri Prenjak yang bagus,

1. Pilih yang berdada sangat hitam..atau full hitamnya
2. pilih prenjak yang memiliki paruh yang panajang dan agak tebal
3. Pilih yang energik alias semangat dan pemberani jika kita dekati.
4.pilih prenjak yang memiliki kepala cepak/datar
5. Jika kita lihat ekornya selalu diangkat keatas seolah-olah mau bertarung
6. Pilih yang bulunya cerah

untuk memperjelas tentang ciri prenjak yang bagus anda bisa simak gambar burung prenjak yang bagus :
Prenjak jantan aduan
prenjak jantan yang bagus biasanya memiliki kepala yang agak cepak
pilih prenjak yang memiliki paruh yang panjang dan agak tebal adalah satu Ciri Prenjak yang bagus